Welcome to the world of contemplation, short story, and novel. All logic and fantasy are blended here. Have a nice reading
Selasa, 09 November 2021
Hari Pahlawan : Sudahkah anda menjadi pahlawan untuk diri anda sendiri?
Selasa, 02 November 2021
Kegagalan di CAT LPDP
LPDP adalah sebuah beasiswa prestius yang bagi sebagian orang adalah yang termudah. Bagi saya, LPDP tetaplah beasiswa yang membutuhkan perjuangan. Tahun ini , 2021, saya mengikuti beasiswa LPDP penuh keyakinan untuk lolos. Alhamdulillah, saya bisa mengikut beasiswa LPDP tahap 2 dan bisa lolos seleksi berkas.
Tahapan selanjutnya adalah tes CAT TPA. Saya mempersiapkan materi TPA ini sebaik mungkin. Teknik saya adalah dengan menonton dan mempelajari soal soal di Youtube.
Saya beruntung karena ujian CAT LPDP tahap 2 dilakasanakan di rumah saya sendiri. Saya mempersiapkan laptop, ruangan dan aplikasi Exambro untuk ujian LPDP. Ujian CAT ini bisa dikerjakan mulai pukul 8 pagi hingga 4 sore. Waktu pengerjaanya sendiri berlangsung sekitar dua atau tiga jam.
Saya sengaja mengerjakan pukul 8 pagi karena pikiran saya masih fresh. Aturan utamanya adalah kita harus jujur, dilarang ada orang di sekitar kita dan dilarang ke kamar kecil. Minum masih diperbolehkan.
Analogi menjadi bagian pertama yang saya kerjakan. Di sini, waktu saya mulai terbuang. Saya gagal menjawab dengan benar untuk soal pertama. Kata-katanya sulit dan saya belum pernah dengar. Pada soal hitungan sederhana, saya masih bisa menjawab. Pada soal penalaran analitis, saya gagal total. Saya kehabisan waktu. Bagian selanjutnya adalah teks panjang yang soalnya HOTS atau High Order Thinking Skill. Kemampuan analisa saya diuji dan saya kembali merasa gagal. Kemudian ada tipe soal TPA yang belum pernah saya kerjakan. Ada beberapa soal yang jawabnnya membutuhkan analisa soal dan saya gagal total di bagian ini. Setelah itu, ada teks panjang membuat saya kehabisan waktu. Saya diminta membaca dan memberikan solusi. Pada bagian terakhir, saya mendapat soal TKP dan saya mengerjakan dalam waktu 10 menit. Saya terburu-buru karena saya kebelet pipis. Skor akhirnya membuat saya lemas dan mengira akan gagal. Mental saya down karena aplikasi justru mati dan harus restart di menit menit akhir.
Ada beberapa pelajaran yang saya dapatkan di sini. Pertama, saya membutuhkan laptop dan jaringan internet yang bagus. Kedua, saya perlu memahami medan perang saya dengan baik. Ketiga, saya dituntut untuk berpikir kritis dalam waktu yang cepat. Keempat, kemampuan membaca harus segera ditingkatkan.
Begitulah pengalaman saya mengikut seleksi CAT LPDP. Insyaallah, tahun depan, saya akan mengikuti seleksi LPDP dengan persiapan yang lebih matang. No More Stupid Man again....
Kamis, 28 Oktober 2021
Merindukan Purnama
Suara derik jangkrik masih terdengar
Menemani wangi hujan tadi sore
Perlahan, malam mulai merajut gelap
Bintang-bintang mulai muncul dengan malu malu
Lukisan semesta mulai terasa syahdu
Pujangga merindukan purnama
Derik jangkrik yang berulang seolah berucap rindu terulang ribuan kali
Hujan yang turun melukiskan rupa rindu di bumi cinta
Bintang yang malu mewakili senyum purnama
Lukisan semesta mulai merupa wajah purnama
Purnama yang dirindukan
Kamis, 21 Oktober 2021
Thunder and Rain
I go jogging in the townsquare of Bondowoso. It is fun to have jogging in the morning. I look at the sky. It is bright. I do jogging for five times when the sky suddenly changes its colour.
"why do you become so dark?" I ask to sky.
some minutes later, the rain begins to fall. I try to find a place to protect my self from rain. There is a small building in front of Gerbong Maut Statue.
"Oh My God, the rain welcomes me in the morning. " I say it on my heart.
"Yeah. the vibe of this rain will remind you about your past,isn't it?" an old man suddenly appears by me. He wears the white clothes.
"Ah ... it is you again, Old Man. What do you want to teach me now?"
"Hahahaha. You have grown well. You are not a stupid boy anymore."
"Kyai Rais changes me gradually. He teaches me many things." I answers while enjoying the rain.
"Human, nature is a place to learn about life. Now, Allah Swt teaches us about rain and thunder." the old man explains.
I try to touch some water from the rainfall.
"It is just a rain who brings water." I say spontaneously.
"That's the point. Let me ask you. Which one does it grow some plants on the Earth? the rain or the thunder?"
"Of course, the water from the rain. Some water can make some plants grow. Thunder just makes us surprised. It is like you human. It is not about your words who can change the world. But it is your action. You have spoken too much. Now, you are speaking with your action. Your creation must speak to the world. Your ability in writing. Your English. You have it all. Mrs Wiwik Istianah sent you the happiness of reading to complete your wings as a writer. Reading and writing."
"Aha.. that;s why Kyai Rais asks me to write."
"And the best time to write is when Allah comes to world on last one-third night. You can have million idea to write."
"I get the point. Thank you , Old Man."
The old man just smiles to me. Then, I remember to ask his name.
"Old man, what's your name?" I say and look at him.
He is gone. I look around me. No one is there. Some minutes later, the rain stops.
"Thanks old man. I understand what you mean. Tian will be alive again."
Sabtu, 28 Agustus 2021
Problems as gifts
Jumat, 09 Juli 2021
The Cloud
Senin, 23 November 2020
Senyuman Gadis Kecil dan Secangkir Kopi
Senin, 26 Oktober 2020
Garis Rindu
Udah sewindu, kita gak chat.
Udah sewindu, semoga kita tidak menahan rindu.
Rindu tidak akan bertahan karena angin berhembus menyapa dan membawa kabar.
Terima kasih karena telah mengembalikan jiwa puitis ku yang hilang diterkam sunyi.
Rabu, 30 September 2020
This is bad!
I almost forget with my blog. I have never posted something here. My real life really distracts my attention. I have to think many things. Many things have happened on me.
This blog is still alive. It means that God wants me to write more and more. I have been writing diary. It begins to be my life style.
Now, I am in Bondowoso. I am a private English teacher. I have resigned from my previous school. There are many reason that I decide to leave the school. Though, it is hard to do. I have to leave my lovely students there. But, I believe they have a better teacher.
I have lived outside Bondowoso since 2010. It changes my unconscious mind. I meet C class from 2010 up to now. I was in SSC Jember in 2014. I was in Papua in 2015. Then, I was in Malang in 2018. Finally, I wanted to get back to Bondowoso. I did it. But it seems to be a little wrong decision. I should have lived in Malang or I took CLC or SILN after I had finished my PPG study.
What about my love?
My mind is open now. I meet many people who open my mind. I can see my life from many perspective. I am able to use my critical thinking now. I learn to control my mouth.
But, it's bad now. I almost forget to upgrade many things. My face, my body, my attitude, my mind, my knowledge and my fashion. I try to look inside deeper than before.
So, what's next? I need to do something. I have to change many things. How to do that?
The answer is moving, because motionless deadens.
Rabu, 28 Maret 2018
Purnama di Atas Kota Kecil
Bukan sedih yang aku ingat dari malam malam saat kita bersama. Bukan pula tetesan air mata saat aku simpan. Namun, hanya purnama yang pernah kita lihat bersama di atas kota kecil itu.
Barangkali, engkau hanya melihat bintang cahaya lain saat aku melihat purnama itu. Namun, tak setiap detik engkap menghadap cahaya itu. Kita juga pernah melihat sang pertapa malam bersama. Cahaya sang pertapa benar sehangat tatapan mu. Seketika, dinding hati luluh. Dan aku hanya bisa terseyum saat engkau berkata bahwa tatapan purnama seindah tatapanmu.
Pun, saat purnama hanya berbentuk sabit, engkau berkata bahwa bulan sabit itu adalah refleksi senyum indah mu. Aku hanya bisa tersenyum.
Jika engkau bertanya apakah aku merindukan purnama dan sabit itu, aku sungguh merindu.Tiap detik engkau bercahaya, aku masih ingat. Pun saat keheningan malam hanya menemani kita. Aku bintang dan engkau bulan. Aku selalu datang dengan cerita cerita aneh dalam bentuk miliar bintang.
Kau tak perlu menjadi bulan yang harus menjauh tertutup awan. Kau harus bercahaya. Di manapun engkau, bintang ini akan datang untukmu. Tiap malam, bintang bintang ini akan ada untukmu.
Be good there the moon.
Lukisan Persahabatan
sang malam dan bintang
Sang malam menyapa dengan anggun nya Ditemani lautan bintang Terbesit kisah romantis antara malam dan bintang Membuat iri tiap insan cint...
-
Suatu pagi, aku berjalan-jalan mencari tempat hijau untuk kedamaian hati. Setelah lelah berjalan, aku duduk sejenak. Saat itu, aku melihat s...
-
Aku adalah samudra Merajut diam tiap waktu Menemani mentari di pagi Membujuk awan gelap pergi Aku adalah samudra Merangkai sunyi di ujung ha...